Pages

Sabtu, 19 Juni 2010

Apakah aQ saLah karena masih begitu menyayangimu ???


Semalem, 19 Juni 2010, akhirnya aQ bertemu dengan "dia" setelah hampir seminggu tidak pernah bertemu di kampuz atau pun di tempat lain.. Orang yang selama 51 hari ini selalu membuatQ menangis.. Entah itu di pagi hari, siang hari, sore hari, atau pun malam hari.. Kalo' aQ sendiri, aQ pasti akan selalu mengingat "dirinya:... Huuuuuuuffftttttttttttttt... (*sambil menghela nafas panjang..)

Sampai kapan ya ALLAH aQ harus menjadi orang yang bodoh seperti ini ? Setiap hari menangisi "dirinya" tanpa pernah "dia" tahu apa yang udah terjadi ma diriQ..
Sampai kapan ya ALLAH aQ harus selalu bersedih setiap mengingat semua kenangan yang udah aQ habiskan bersamanya dulu ? Tanpa pernah "dia" peduli padaQ lagi..
Sampai kapan ya ALLAH rasa sayangQ untuk "dirinya" akan terus mengisi hatiQ ini ? Walaupun aQ tahu, "hatinya" telah termiliki oleh yang lain..
Sampai kapan ya ALLAH...
Sampai kapan aQ harus berharap bahwa suatu saat "dia" akan kembali padaQ ? Walaupun aQ tahu, harapan itu sesungguhnya telah sirna..
Bahwa tidak akan pernah ada harapan seperti itu lagu "darinya" untuk diriQ..
aQ tahu "dia" tidak ingin bersamaQ lagi..
Tapi mengapa aQ masih terus berharap ya ALLAH ????
Mengapa aQ membuat diriQ sendiri terluka ???
Mengapa ???

Mengapa tidak KAU hapuskan saja ya ALLAH ???
Mengapa tidak KAU hapuskan semua ingatanQ akan "dirinya" ???
Mengapa tidak KAU hapuskan semua rasa sayang ini untuk "dirinya" ???
Mengapa ???
Mengapa "dia" begitu tersimpan rapat di dalam hatiQ ?? Di otakQ ???
Mengapa ya ALLAH ???
Mengapa ??

aQ sungguh2 tersiksa dengan semua keadaan ini..
aQ tak berdaya dengan semua rasa ini pada "dirinya"..
Apakah aQ salah karena masih begitu menyayangimu?
Walaupun semua orang, teman, sahabat yang tahu akan ceritaQ ini selalu bilang kalo' aQ ini bego, goblok, dan bla bla bla bla.. (*semua yang jelek2 mereka katakan padaQ... )
aQ masih tetap berusaha membela "dirimu"..
Karena aQ masih begitu menyayangimu...
Apakah aQ mungkin sudah GILA ???
Apakah aQ sudah tidak WARAS ???



Ya TUHAN...
aQ harus bagaimana ????????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar